Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Alasan Kuat Mengapa Player ML Stuck di Rank Epic

Alasan Kuat Mengapa Player ML Stuck di Rank  Epic
© moonton
Game mobile legends merupakan game moba yang laku keras di negara Indonesia. Terbukti dengan banyaknya pengguna yang memainkan game moba ml, mulai dari kalangan anak-anak, remaja hingga orang-orang dewasa. Tak hanya itu, game moba ini juga sering dijadikan ajang tournament e-sport di beberapa negara, termasuk negara-negara di asia tenggara. Salah satunya adalah negara Indonesia. 

Game mobile legends mengklasifikasikan penentuan rank kedalam 7 tingkatan. yaitu: tier warrior, elite, master, grand master, epic, legend, dan mythic. Tiap tier terdapat sub-tier dibagi menjadi 5 divisi dan ditulis dengan angka romawi antara lain: divisi I, II, III, IV, V. 

Setiap pemain harus memperoleh 5 bintang untuk bisa naik ke sub-tier diatasnya. Bintang ini bisa didapat ketika player berhasil memenangkan pertandingan dan memperoleh Star- Raising point tambahan. Poin bintang akan diakumulasi, bisa bertambah ataupun berkurang. Namun ketika player mengaktifkan star-protection, maka bintang tersebut tidak akan berkurang ataupun bertambah. 

Salah satu cara untuk tetap mendapatkan bintang adalah memenangkan match dan menghindari kekalahan. Tentu saja, cara ini tidak mudah dilakukan bagi seorang pemula bahkan untuk player yang sudah lama berkecimpung di game moba ml sekalipun. Apalagi jika playernya benar-benar seorang pemula yang baru pertama kali menginstall game ini. Akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa memainkan game mobal ml dengan penuh strategi dan totalitas. 

Untuk memainkan game ini, tidak bisa dilakukan asal-asalan. Karena game ini merupakan game yang mengharuskan player nya untuk pintar - pintar mengatur strategi dari awal nge PICK hero mana yang akan di mainkan, nge BAN hero yang diperkirakan akan digunakan lawan, sampai pada tahap mengatur starategi di dalam battlefield. 

Selain itu, setiap player juga harus memahami peran hero yang akan mereka mainkan. Entah itu, fighter, mage, marksman, atau support dan yang lebih penting adalah penguasaan individual dari masing-masing hero. Penting untuk memperhatikan komposisi tim Anda agar pertandingan dapat dimenangkan dengan baik. Oleh karena itu, kita tidak bisa asal pick hero apalagi jika kita memilih hero dengan peran dan fungsi yang sama. Misalnya, menggunakan 3 hero Marksman dalam satu komposisi tim. Sebetulanya boleh-boleh saja dilakukan tetapi alangkah bijaksana apabila komposisi tim ini diisi secara tepat, sebab pemilihan hero sesuai role akan memberikan peluang kemenangan lebih besar pada tim Anda nantinya. 

Kebanyakan dari kita tidak mengetahui betapa pentingnya nilai dari sebuah komposisi tim. Acapkali hal ini sering diabaikan oleh para player pemula. Terutama player-player yang masih berada di tingkatan rank Epic kebawah. Mereka cenderung egois dalam pemilihan hero. Berbeda dengan player yang sudah berkasta tinggi seperti legend atau Mythic yang sudah paham tentang pentingnya saling melengkapi peran untuk membangun komposisi tim yang kuat dan tak terkalahkan. 

Fase pemilihan hero tak bisa dianggap sepele karena ini akan menentukan babak akhir dalam sebuah pertandingan. Bayangkan, jika satu tim terdapat satu peran yang sama, misalnya ada 3 marksman sekaligus tanpa adanya tank/ atau mage sebagai benteng pertahanan utamanya, maka jelas kita akan kerepotan untuk menjaga turet. Jika pun pertandingan berhasil dimenangkan itu hanyalah sebuah keberuntungan. Karena, komposisi tim yang seperti itu akan sulit untuk bisa mengimbangi kekuatan lawan, dan presentase menangnya juga sangatlah kecil. 

Tidak sedikit dari player epic kebawah yang frustasi dan kesal karena selalu mendapatkan kekalahan beruntun pada saat bertanding. Akibatnya mereka cenderung nekat untuk menjadi player negatif di dalam battlefield. Seperti nge troll, menjadi feeder, atau t0xic di dalam game. Sehingga perilaku negatif yang sudah dilakukannya berakibat fatal terhadap jalannya pertandingan, merugikan tim serta terancam di counter pihak lawan dan kalah. 

Alih-alih naik rank, mereka malah stuck di rank itu itu aja. Season telah berganti dan rank tetap tidak pernah naik gara-gara sering mengalami "lose streak" terus menerus. Pengalaman ini sering dirasakan oleh para pemula, terutama bagi mereka yang menjadi pemain solo dimana pada saat matchmaking, player akan digabungkan dalam satu tim dengan player lain secara Random. Syukur-syukur bisa mendapatkan rekan tim yang penuh pengertian, terampil dan bisa diajak kerjasama. Bagaimana kalau ada timnya yang afk, nge troll, egois, t0xic dan lain sebagainya. Tentu saja, akan sangat menjengkelkan karena kita harus menerima kenyataan pahit bahwa tim akan dikalahkan, kehilangan bintang bahkan rank kita menjadi turun ke bawah. 

Lalu, apa sih penyebab utama yang membuat player moba ml itu stuck di rank itu itu aja? Jika Anda penasaran, mari kita bahas satu persatu mengapa rank Anda tidak pernah naik atau stuck di rank epic ke bawah. 

1. Egois saat pick hero

Alasan pertama adalah tidak pernah mengerti tentang pentingnya sebuah peran, tidak memerhatikan komposisi tim dan egois saat pick hero. Biasanya player seperti ini punya motif ingin mengejar score untuk menjadi Top 1 hero lokal. Jika ketemu player seperti ini, sebaiknya Anda mengalah saja, hindari debat dan berusahalah untuk tetap sabar dan selalu tenang. Sekiranya perlu, isilah peran yang masih kosong untuk mencegah situasi tim menjadi tambah buruk. 

2. Main dengan player yang usianya dibawah umur

Terkadang mendapatkan rekan tim yang usianya masih dibawah umur atau bocah kecil sangatlah menyebalkan. Karena player bocah kecil tidak mengerti cara main dan cenderung bertindak asal-asalan, gegabah, kurang perhitungan & ceroboh. Hal ini bisa Anda hindari dengan mengetahui waktu dan kapan seharusnya Anda bermain. Anda bisa bermain pada malam hari dimana semua bocah kecil sudah pada istirahat atau sedang dalam keadaan tertidur lelap, bisa juga bermain pada jam-jam tertentu dimana para bocah kecil sedang mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah. 

3. Tidak mengerti build item

Terkadang masih saja ada player yang tidak mengerti tentang pentingnya build item secara tepat. Seharusnya jika tier sudah tinggi minimal mereka pahamlah tentang cara membuild item sesuai role, misalnya pemakaian emblem fighter akan digunakan untuk hero apa. Tidaklah tepat jika emblem ini dipergunakan untuk hero-hero bertipe selain fighter. 

4. Level emblem masih rendah

Kebanyakan player selalu berambisi ingin menaikan rank tanpa memperhatikan level emblem yang sedang mereka gunakan. Jika level emblem Anda masih rendah, sebaiknya tingkatkan dulu level emblemnya hingga mendekati level maks ketimbang Anda terburu-buru mengejar ranking dan bintang. Emblem yang sudah tinggi levelnya akan berguna pada saat player sudah berada di tier epic keatas. Sebab, level emblem yang masih rendah tidak akan memberikan attack damage yang berarti kepada lawan. 

5. Koneksi internet mengalami masalah

Intenet yang buruk sering menyebabkan pengalaman dan performa bermain Anda menjadi terganggu. Seperti akan mengalami lag, permainan mengalami disconnect, sering menghubungkan ulang ke server, hingga menyebabkan kita melakukan afk ringan karena keseringan keluar-masuk pertandingan. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah memastikan koneksi internet Anda tetap stabil. Jangan sesekali bermain pada saat cuaca sedang hujan atau dalam kondisi internet Anda sedang mengalami trouble. 

6. Sibuk nge buff, lupa jaga turet

Kebanyakan player seperti ini lebih asik farming ketimbang melaksanakan tanggung jawabnya menjaga turet, mereka lebih rela kawannya di ganking lawan dan turetnya dijebol pihak lawan daripada tidak mengambil buff. Player bertipe seperti ini jelas menganggap bahwa buff adalah segalanya. Padahal apalah artinya sebuah buff, jika akhirnya buff tersebut tidak digunakan secara maksimal. Sebab buff sendiri itu ada durasinya. Kalau durasi waktunya sudah habis, maka buff yang didapat menjadi tidak berarti apa-apa. 

7. Mainkan akun hasil joki

Akun joki merupakan akun sewaan atau akun hasil jual beli yang sebelumnya pernah dimainkan oleh player pro. Jika akun hasil joki ini berada ditangan para player yang terampil. Mungkin akun ini akan aman, tetapi bagaimana kalau akun ini jatuh di tangan player pemula. Jelas, akun ini tidak akan berguna meski ranknya sudah berada di tier mhytic sekalipun, karena yang terpenting dari bermain game mobile legends adalah skill, skill adalah hal utama. Jika skill playernya buruk, bukan tidak mungkin rank yang tadinya sudah ada di kasta ataspun, bisa saja menjadi turun lagi ke rank paling bawah (warior). 

8. Selalu bermain solo 

Alasan yang paling klasikal adalah Anda sering bermain solo. Bermain solo rank memang menyenangkan, karena proses matchmaking bisa dilakukan secara mudah, cepat tanpa harus menunggu teman online dulu. Tetapi dibalik kemudahan tersebut ada suatu resiko besar yang harus diterima oleh setiap player yang bermain solo. Pasalnya, proses matchmaking ini akan dilakukan secara acak tanpa melihat aspek tinggi rendahnya rank dan keterampilan si player. Kalau beruntung, bisa dapat tim bagus, tetapi bisa saja sewaktu-waktu kita dipertemukan dengan tim bocah kecil yang bener bener noob dalam bermain. 

9. Sering mengabaikan map

Keberadaan map ini tidak bisa dianggap remeh, karena map sendiri bisa membantu kita untuk membaca pergerakan lawan. Jika playernya kurang begitu peduli dengan adanya map tersebut. Kemungkinan besar, lane akan disapu duluan oleh pihak lawan, mudah di ganking lawan dan tim akan mengalami kewalahan karena harus menahan serangan bertubu-tubi dari minion. 

10. Penguasaan hero kurang

Penguasaan hero menjadi mutlak untuk diperhatikan. Seterampil apapun rekan tim. Jika performa bermain Anda sendiri tidak bagus, jelas Anda akan dianggap beban bagi tim sendiri. Terkadang tak hanya orang lain saja yang bisa menjadi beban, Anda sendiri juga bisa menjadi beban bagi orang lain ketika Anda tidak memiliki penguasaan hero yang baik. 

11. Lebih asik chattingan ketimbang bermain

Player seperti ini lebih senang menghabiskan waktunya untuk mengetik pesan panjang di dalam room chat. Mereka tidak sadar, berapa detik waktu yang terbuang gara-gara obrolan tidak berarti. Andai saja waktu 5 detik itu digunakan untuk bermain sportif. Mungkin "Gold" yang diperoleh tim bisa saja dapat mengungguli pihak lawan, paling tidak tim tersebut tidak akan ketinggalan poin. 

12. Ketemu lawan yang kuat

Alasan terakhir yang mungkin saja menjadi penyebab mengapa kita sering kalah adalah kita sedang bertemu dengan squad atau lawan yang lebih kuat. Tidak dipungkiri bahwa sistem matchmaking yang dibuat moonton akan membuat kita ketemu lawan-lawan yang tak seimbang di dalam battlefield. Kalau situasinya sudah seperti ini. Tidak ada pilihan lain selain menerima kenyataan. 

Itulah beberapa alasan mengapa rank mobile legends tidak naik-naik. Semoga artikel ini dapat membantu Anda memahami cara kerja dari game moba ml, serta dapat dijadikan motifasi untuk bisa bermain semakin terampil lagi. Terimakasih sudah membaca dan salam sukses! 

Posting Komentar untuk "Alasan Kuat Mengapa Player ML Stuck di Rank Epic"